Ciri Ayam Bangkok Betina yang Baik untuk Induk Babon Cetak

ayam petarung
Mengenali Ayam petarung Aduan Super Istimewa
cara melatih nafas ayam bangkok biar panjang
Cara Ampuh Melatih Nafas Ayam Aduan agar Panjang dan Tahan Lama
ayam bangkok betina

Salah satu kunci sukses menjadi breeder ayam bangkok adalah pandai dalam memilih indukan yang akan dikawinkan.
Indukan jantan dan indukan betina harus memenuhi syarat tertentu. Ini supaya anakan ayam bangkok yang nantinya dihasilkan memiliki sifat-sifat unggul.
Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang ciri-ciri ayam bangkok betina yang baik untuk dijadikan babon cetak atau indukan.

Ciri-ciri ayam bangkok betina berikut ini banyak digunakan breeder-breder terkenal dalam menyeleksi dan memilih babon-babon yang nantinya digunakan.

Ayam Bangkok Betina untuk Babon Cetak

Ciri ayam bangkok betina yang baik digunakan sebagai babon cetak bisa kita lihat langsung dari fisiknya dan dari riwayat asal usul keturunannya.

ayam bangkok betina

ayam bangkok betina

Dari fisik misalnya, kita dapat memperhatikan bagaimana bentuk kepala, mata, bada, kaki, tulang sapit, taji, dan bulunya.
Sedangkan dari riwayatnya kita bisa memperhatikan asal-usul trah keturunannya, apakah termasuk keturunan ayam bangkok juara atau tidak, apakah sering terkena penyakit atau tidak, dan lain sebagainya.
1. Bentuk kepala Ayam bangkok betina

yang akan digunakan sebagai babon sebaiknya memiliki bentuk kepala yang bila dilihat dari depan menyerupai bentuk kepala ular. Ayam betina dengan bentuk kepala seperti ini umumnya akan menghasilkan anakan yang memiliki pergerakan luwes, terutama jika dikawinkan dengan jantan yang berkepala menyerupai buah pinang.
Pergerakan kepala yang luwes memungkinkan ayam bangkok yang dihasilkan dari proses breeding memiliki kemampuan menghindari pukulan lawan yang baik. Ayam bangkok menjadi sukar dipukul oleh lawannya.
2. Mata Mata ayam bangkok betina yang menjorok ke dalam

biasanya menandakan bahwa ayam tersebut memiliki sifat keibuan. Ayam betina calon indukan dengan ciri ini kelak akan merawat anaknya dengan baik hingga tumbuh besar. Tingkat keberhasilan dari proses pengeraman yang dilakukan oleh ayam betina bermata cekung umumnya juga lebih tinggi. Oleh karena itu, jika Anda ingin tingkat keberhasilan breeding tinggi jangan mengabaikan ciri yang satu ini. Selain itu, usahakan pula untuk memilih ayam bangkok betina dengan mata yang bersih. Kebersihan kelopak mata menunjukan bahwa ayam tersebut sehat dan bebas dari penyakit-penyakit serius.
3. Bentuk badan Bentuk badan ayam bangkok betina yang baik

untuk dijadikan indukan adalah bentuk badan yang menyerupai bentuk botol. Hal ini bisa Anda rasakan dengan memegang bagian dada dan perut ayam dari bawah sembari mengangkatnya. Jika terasa nyaman dipegang, maka ayam betina tersebut tergolong baik, sedangkan jika sebaliknya, maka lebih baik ayam betina tersebut dijadikan ayam potong saja.
4. Kaki Dalam ilmu katuranggan,

bentuk dan wujud kaki sering menjadi pertimbangan utama ketika akan memilih ayam aduan. Hal yang sama juga berlaku saat kita memilih ayam bangkok betina untuk indukan. Kaki dengan sisik kering dan jari yang panjang biasanya dipilih sebagai prasyarat dalam menghasilkan anakan calon juara. Kaki seperti ini umumnya akan menghasilkan anak ayam bangkok dengan pukulan mematikan.

ayam bangkok betina jagoan

ayam bangkok betina jagoan

5. Tulang Sapit

Usahakan pula untuk memperhatikan tulang sapit ketika memilih ayam bangkok betina untuk indukan. Tulang sapit atau tulang di bawah pangkal ekor yang lebar (berukuran 3-4 jari) adalah ciri dari ayam bangkok betina yang akan menghasilkan anak ayam berkelas.
6. Bulu Bulu

merupakan indikator kesehatan dalam dunia unggas. Bulu yang bersih dan mengkilat adalah ciri luar yang menandakan ayam memiliki ketahanan fisik yang baik. Oleh karena itu, saat memilih ayam bangkok betina sebagai indukan babon cetak, perhatikan bulunya. Jika kusam dan kotor, sebaiknya pilih yang lain saja.
7. Taji

Ini merupakan pertimbangan yang sebetulnya tidak penting-penting amat. Anda bisa menggunakan ayam bangkok betina yang tidak memiliki jalu sebagai indukan. Tapi akan lebih baik lagi jika jalu mereka sudah tumbuh.
8. Silsilah Nah,

poin terakhir inilah yang menurut saya paling penting. Perhatikan betul-betul silsilah dari ayam betina yang akan dijadikan indukan babon. Jangan sekali-kali menggunakan babon yang tak jelas asal usulnya.
Meski dikawinkan dengan pejantan berkualitas, kemungkinan ia dapat menghasilkan ayam bangkok berkelas menjadi sangat tipis.

Ayam bangkok betina yang berasal dari silsilah ayam juara juga harus tetap diseleksi. Karena tidak semua keturunannya memiliki genetik yang baik sebagai ayam adu. Demikianlah beberapa ciri ayam bangkok betina yang baik digunakan sebagai babon. Dengan ciri-ciri di atas, semoga Anda menjadi terbantu dalam mempertimbangkan ayam betina mana yang akan dijadikan babon dalam usaha breeding dan peternakan ayam bangkok Anda. Salam pecinta ayam!

Sumber: http://www.ayambangkok.web.id

tokocendolism
tokocendolism
Pusat jual dan peternakan ayam bangkok, ayam bangkok, ayam aduan, ayam petarung, ayam bangkok aduan asli, ayam bima, ayam pakhoy dan jenis ayam bangkok lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *